
Roni menambahkan, kematian ikan di kawasan kolam jaring apung Waduk Jatiluhur sebenarnya telah terjadi sejak dua hari terakhir di beberapa titik berbeda, sehingga tidak berlangsung secara serentak.
Menurutnya, kematian ikan yang didominasi jenis ikan mas tersebut disebabkan oleh fenomena upwelling atau umbalan.
Fenomena ini terjadi akibat perubahan cuaca ekstrem yang menyebabkan suhu air waduk turun drastis, sehingga air dingin dari dasar waduk naik ke permukaan dan mengganggu kondisi ikan.
Sementara itu, warga sekitar Waduk Jatiluhur yang sebagian besar berprofesi sebagai ojek perahu turut memanfaatkan ikan-ikan yang mengalami mabuk atau mati akibat perubahan suhu tersebut.







