
Ia menambahkan, peringatan Hari Amal Bhakti bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan evaluasi kinerja, sekaligus upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kami mengajak seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta menjadikan HAB sebagai energi perubahan dengan menghadirkan layanan keagamaan yang semakin berdampak, transparan, cepat, dan akuntabel bagi masyarakat,” pungkas Hanif. (Riyan Kurnia)







