Suropah, Jualan Nasi Uduk Untuk Membiayai Tiga Anggota Keluarganya yang Sakit

Suropah sedang berjualan nasi uduk. (Istimewa)

PURWAKARTAUPDATE.com | Suropah (45) seorang ibu yang berjuang untuk membiayai tiga anggota keluarganya yang sakit dengan berjualan nasi uduk.

Suropah tinggal di Gg Aster 3 Rt 14 Rw 02 itu memulai aktivitas jualannya di malam hari pukul 9 malam di jalan Veteran kelurahan Nagri Tengah, Kabupaten Purwakarta.

Diantara beban yang harus ditanggung Suropah adalah Hidayat (50) sang suami yang keseharian sibuk seorang imam Masjid, dituturkan Suropah dengan santun bercerita mengalami sakit kelenjar leher.

Baca Juga:  Ratusan Warga Kecamatan Kiarapedes Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu

Sejak di vonis oleh Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Suropah dihadapkan beberapa pilihan medis oleh dokter.

“Kata dokter, suami saya harus dioperasi agar sakit kelenjar lehernya sembuh, tapi itu bukan pilihan. Kata dokter pisik suami saya tidak akan kuat (bertahan hidup) jika harus menjalani operasi. Dan biayanya sangat besar, dan juga bukan pilihan kami, sebab kami tidak mampu membayar biaya operasi,” kata Suropah saat bercerita dengan tenang, seperti dalam keterangan yang diterima, Senin 4 Oktober 2021.

Baca Juga:  Yuk Simak! Tiga Cara Agar Tikus Tidak Masuk Rumah

Kedua, usai dibuat tak berdaya saat bercerita pembiayaan sakit sang suami, Suropah juga harus dihadapkan situasi sulit serupa dengan waktu yang bersamaan. Pasalnya, Mujofar gadis mungil anak ketiganya yang kini berusia 6 tahun, juga harus merasakan sakit gagal ginjal atau fungsi ginjal yang tidak normal.

“Sejak lahir Mujofar sehat dan tumbuh dengan normal hingga usianya masuk jelang tahun ke dua, tiba-tiba mujofar mengalami berat badan berlebih. Kemudian kedua bola matanya membiru, dibarengi perut yang membuncit. Saat diperiksa ke Dokter, kata Dokter anak saya Mujofar ginjalnya bocor,” ucap Suropah seraya mengatakan bahwa mungkin dirinya dan keluarganya sedang diuji oleh sang kholik.

Baca Juga:  Hari Pertama Tahun Baru 2022, Sebanyak 137.207 Kendaraan Kembali ke Jabotabek