Tiga Kebiasaan Buruk Para Lansia yang Harus Segera Dihindari

PURWAKARTAUPDATE.com | Kebiasaan merupakan salah satu hal yang sering dilakukan manusia dan menjadi refleks. Kebiasaan sendiri ada yang berdampak baik dan ada yang berdampak buruk. Seperti Kebiasaan buruk seorang lansia.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang bisa memperburuk kesehatan kelompok lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun. Sayangnya hal tersebut jarang disadari sehingga terkesan disepelekan.

Oleh sebab itu dilansir dari beberapa sumber berikut beberapa kebiasaan yang bisa berdampak buruk bagi lansia yakni:

Baca Juga:  Jelang Muskab IPSI Purwakarta, Ada Dua Nama Bertarung Rebutkan Kursi Ketua

Pertama. Enggan asah otak – Menurut Alzheimer’s Association, tidak ada kata terlambat untuk memulai aktivitas sosial dan mental yang mendorong kesehatan otak. Menjaga otak tetap tajam seiring bertambahnya usia bagi lansia punya banyak manfaat, termasuk mencegah demensia.

Caranya, keluarlah dari zona nyaman dan pelajari sesuatu yang baru. Bisa dengan menjajal hobi baru, mendalami keterampilan baru, bergabung dalam komunitas setempat, atau mengikuti kursus dan menempuh pendidikan formal.

Kedua. Lalai atur pola makan dan pengobatan – Orang yang berusia di atas 60 tahun lebih mungkin mengalami komplikasi kesehatan kronis seperti diabetes tipe dua dan penyakit kardiovaskular. Pengidapnya tentu harus mengonsumsi sejumlah obat, termasuk insulin dan obat antikoagulan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Borong Dagangan dan Beri Modal Pedagang Kecil Terdampak PPKM

Kondisi demikian juga memerlukan perubahan dalam pola makan, yakni menghindari kelebihan gula dan natrium. Semua itu tidak boleh dilalaikan, baik pola makan maupun konsumsi obat, supaya tidak mengorbankan kondisi kesehatan.

Ketiga. Kurang tidur – Tidur seharusnya menjadi prioritas seiring bertambahnya usia. Menurut rekomendasi peneliti, orang yang berusia lebih dari 50 tahun disarankan tidur minimal delapan jam sehari untuk mencegah kemungkinan penurunan kognitif.

Sebuah studi baru menyimpulkan bahwa orang yang tidak cukup tidur (kurang dari enam jam sehari) di usia 50-an dan 60-an lebih mungkin terkena demensia saat menginjak umur akhir 70-an. Lansia yang kurang tidur berisiko 30 persen mengembangkan demensia.(Red)

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Wisata di Puncak Sempur Bisa Memicu Bencana Alam