
Namun maknanya tak berhenti di sana. Sahur menjadi simbol kesiapan: siap menahan diri, menjaga lisan, dan mengendalikan emosi sepanjang hari.
Lalu, apa yang biasa dilakukan orang setelah sahur?
Sebagian memilih langsung bersiap menunaikan salat Subuh berjamaah di masjid. Suasana terasa berbeda. Saf lebih terisi, wajah-wajah tampak lebih khusyuk. Ada yang melanjutkan dengan zikir dan doa, memanfaatkan waktu mustajab sebelum matahari terbit.
Tak sedikit pula yang mengisi pagi dengan tadarus Al-Qur’an. Membaca beberapa ayat setelah sahur menjadi rutinitas yang menenangkan sekaligus menambah pahala di bulan suci. Ayat demi ayat mengalun pelan, mengisi pagi dengan keteduhan.
Ada juga yang memilih tidak langsung tidur. Waktu pagi dimanfaatkan untuk olahraga ringan seperti jalan santai atau stretching agar tubuh tetap segar sebelum memulai aktivitas kerja. Bagi sebagian orang, ini cara menjaga ritme tubuh selama berpuasa.





