Tak hanya soal putaran uang, faktor efisiensi pajak juga menjadi alasan kuat. Di banyak negara, bunga pinjaman rumah dapat menjadi pengurang pajak penghasilan tahunan. Islay Robinson, CEO Enness Global, menyebutkan bahwa kredit hunian memungkinkan optimalisasi pajak yang signifikan bagi kaum jetset.
Bahkan, dalam situasi inflasi tinggi seperti sekarang, meminjam uang justru menjadi taktik jitu. Nilai utang akan menyusut seiring waktu secara riil, sehingga para orang kaya ini merasa lebih untung membayar cicilan di masa depan dengan nilai mata uang yang sudah tergerus inflasi.
Menariknya, tren ini juga menjangkiti kalangan selebriti, termasuk Paris Hilton. Sosialita ini mengambil cicilan rumah senilai US$43,75 juta dari JPMorgan Chase saat membeli rumah mewahnya di Beverly Hills.
Padahal, kekayaan pribadinya sudah lebih dari cukup untuk melunasi rumah tersebut dalam sekejap.
“Ini mungkin mengejutkan, tapi sangat umum bagi orang super kaya untuk tetap mengambil kredit. Mereka ingin menjaga uang mereka tetap fleksibel,” ungkap Evan Harlow, agen real estat di Maui Elite Property.





