
Situasi ini menimbulkan pertanyaan, mengapa seorang anak bangsa dengan peluang emas harus terhenti hanya karena biaya keberangkatan?
Di tengah visi besar Indonesia Emas 2045, kisah Asgar menjadi cerminan bahwa negara masih sering absen dalam menjembatani mimpi generasi mudanya.
Meski demikian, semangat Asgar tidak padam. Ia bertekad melanjutkan perjuangan, berharap dukungan masyarakat dapat menjadi jalan pembuka.
“Saya ingin pulang dengan ilmu yang bermanfaat untuk membangun Purwakarta dan Indonesia,” ungkapnya.







