Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Dalam momentum mudik lebaran Idulfitri 2026, tidak semua hewan peliharaan bisa diajak pulang ke kampung halaman. Kondisi itu menjadi berkah tersendiri bagi pemilik usaha jasa penitipan hewan.
Banyak pemilik hewan memilih menitipkan peliharaan mereka di pet shop atau jasa penitipan khusus agar tetap mendapatkan perawatan yang layak selama ditinggal mudik.
Seperti halnya di Brother Pathouse, penginapan khusus hewan yang berada di Perum Panorama, blok K2, nomor 14, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta ini.
Pemilik Brother Pathouse, Muhammad Edwin Sudrto, mengaku saat menjelang lebaran kemarin, sudah banyak pemilik kucing yang sudah menitipkan kucingnya untuk ditinggal mudik.
Ia menyebut, untuk lebaran tahun 2026 ini Brother Pathouse menyediakan 50 kandang, biasanya hanya 30 kandang saja dan sekarang 50 kandang sudah teriisi.
“Karena tingginya permintaan dan antusias pelanggan ini, membuat kami terpaksa menolak sebagian pelanggan. Dan harus membangun lagi kandang baru untuk bisa ditempati kucing yang dititipkan ke kami,” ucap Edwin, pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Ia mengatakan untuk biaya penitipan kucing setiap harinya dikenakan biaya sebesar Rp.30 ribu.
“Kalau biasanya kita kan cuma sediakan 15 kandang saja, tapi sekarang kita tambah kandang lagi. Total bisa sampai 50 ekor kucing yang dititipkan. Kalau hari biasa ramai juga apalagi weekend ya, tapi gak sampai full,” ungkapnya.
Sementara, sambung dia, orang yang menitipkan kucingnya itu paling lama sekitar seminggu hingga dua minggu.
Di tempat tersebut, kucing tidak hanya dititipkan saja. Brother Pathouse akan memanjakan kucing dengan fasilitas diberikan makan teratur, perawatan kandang tiap hari dan pengecekan kesehatan rutin.
Untuk makanan, Edwin menyarankan, memang harus membawa sendiri untuk mengurangi potensi ketidakcocokan hewan pada makanan yang disediakan.
“Mau makanan sini kita ada, tapi kalau dari pemilik ada makanan sendiri juga tidak apa-apa bahkan itu lebih baik. Jika menitipkan lebih dari seminggu maka kita beri pelayanan gratis grooming yang terdiri dari memandikan kucing, memotong kuku hingga membersihkan telinga kucing,” ucap Edwin.
Dia juga memberlakukan peraturan yang ketat untuk hewan yang mau dititipkan di Brother Pathouse.
“Syaratnya harus sudah vaksin, jika belum harus melewati pemeriksaan dan harus minum vitamin dulu. Hal ini karena untuk pet hotel di Brother Pathouse tidak menerima penyakit menular. Demi menjaga kesehatan hewan-hewan lainnya,” jelasnya.
Edwin menuturkan, kucing-kucing yang dititipkan di Brother Pathouse tersebut akan dipisahkan dengan kucing milik Brother Pathouse.
“Jadi kita ada ruangan sendiri untuk kucing penitipan. Kalau kita campur nanti jadi berantem, karena kucingnya baru kenal,” ucapnya.
Untuk menjaga kenyamanan pemilik, Brother Pathouse menyediakan layanan dokumentasi berupa foto dan video setiap hari. Hal ini dilakukan agar pemilik tetap dapat memantau kondisi hewan peliharaannya selama ditinggal.
Edwin mengklaim, di Brother Pathouse memiliki standar dalam memberikan pelayanan pada setiap kucing yang dititipkan mulai dari penggantian setiap hari, pembersihan kandang secara berkala, pemberian disinfektan, hingga pengecekan kondisi kesehatan kucing.
“Setiap kucing yang dititipkan di Brother Pathouse bakal diberikan perawatan terbaik jadi pemiliknya bisa tenang berlibur lebaran bersama keluarga,” tutur Edwin.
Sementara itu, salah satu pelanggan, Tasya mengaku rutin menggunakan jasa penitipan tersebut setiap kali mudik. Ia menilai layanan di Brother Pathouse lebih terjangkau dibandingkan lainnya, serta sudah terpercaya selama beberapa tahun terakhir.
“Saya setiap tahun pasti ke sini, dan setelah keluar dari sini itu kucing saya, selalu bersih. Bahkan kucing saya sebelumnya, juga. Daripada saya bawa pergi, lebih baik saya titip aja, di sini Brother Pathouse lebih terjangkau juga,” ujar Tasya. (*)





