Antasena, Tank Boat Pertama di Dunia Buatan PT Pindad Indonesia

Antasena, Tank Boat Pertama di Dunia. (PT Ludin)

PURWAKARTAUPDATE.com | Tank boat yang bernama Antasena buatan PT Pindad Indonesia baru baru ini menjadi perhatian dunia. Bahkan, tank boat pertama di dunia ini sempat menjadi sorotan media internasional atas keberhasilan PT Pindad Indonesia dalam uji coba tank boat Antasena tersebut.

Dalam artikel Asian Defence Journal yang terbit pada 18 Juni 2021 menyebutkan bahwa PT Pindad Indonesia menjadi produsen tank boat pertama di dunia. Tak hanya itu, Tank boat ini berhasil menjalani serangkaian uji coba laut dan senjata di perairan Jawa Timur.


Prototipe kapal tanker Antasena dirancang sebagai kapal jenis katamaran sepanjang 18m, diluncurkan pada 28 April 2021. Armada ini dilengkapi dengan menara jarak jauh Cockerill 3030 yang memasang meriam otomatis 30 mm Northrop Grumman Mk44.

Baca Juga:  Kesuksesan Program Transmigrasi Berkat Kontribusi Pemerintah Daerah Asal Transmigran

Selain itu, tank boat ini juga dipersenjatai dengan dua senapan mesin berat 12,7 mm yang dipasang di stasiun senjata jarak jauh terpisah yang terletak di berbagai bagian kapal.

“Di bawah program Pengadaan Sistem Pertahanan Senjata Utama (Alutsista) Indonesia, konsorsium yang terdiri dari PT Lundin (North Sea Boats), PT Pindad, PT LEN, dan PT Hariff Daya Tunggal Engineering, dengan John Cockerill sebagai pemasok turret, tank boat dikembangkan bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam melakukan patroli di sepanjang laut, sungai, dan pantai Indonesia, mengambil operasi yang terkait dengan penjaga pantai. Program ini juga didukung oleh Kementerian Pertahanan Indonesia,” tulis Asian Defence Journal dalam artikelnya, dikutip dari zonazakarta.pikiran-rakyat.com.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Berupaya Maksimal Berikan Pelayanan Transportasi Umum Bagi Masyarakat

“Beberapa negara telah menunjukkan minat pada sistem tersebut termasuk Rusia, yang menurut duta besar Rusia untuk Indonesia telah memesan. Lainnya adalah India, Yunani, UEA dan Filipina,” sambung Asian Defence Journal.