“Ini adalah aksi nyata. Pola mengajar, teaching factory, hingga project based learning dari SMK yang sudah terbukti sukses diserap industri dalam dan luar negeri, kini diimbaskan ke SMK lain di Jabar. Yang paling penting adalah pengembangan mindset guru dan kepala sekolah agar selaras dengan kebutuhan industri global namun tetap kontekstual dengan keunggulan wilayah di Jawa Barat,” tuturnya.
Penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto ini dihadiri pula oleh Kepala Bidang PSMK, Edy Purwanto serta 41 kepala SMK yang terlibat dalam perjanjian kerja sama.(*)





