“Pada 2024 misalnya, terdapat sekitar 439 ribu lowongan pekerjaan di Jerman yang terdaftar secara resmi untuk tenaga kerja terampil dan spesialis. Nah, pada Februari 2026 kemarin Indonesia baru saja menandatangani nota kesepahaman untuk menempatkan sekitar 4.000 tenaga kerja di berbagai sektor strategis. Sebagai provinsi dengan jumlah angkatan kerja tertinggi di Indonesia, ini menjadi peluang strategis,” ungkap Kim.
Peluang tersebut, kata Kim, harus direspons dengan kesiapan sumber daya manusia yang kompeten. Apalagi kebutuhan tenaga kerja di Jerman mencakup berbagai sektor strategis.(detik.com)





