Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Di tengah sorotan publik atas kasus dugaan pelecehan terhadap guru di SMAN 1 Purwakarta, sikap berbeda justru ditunjukkan oleh sosok pendidik yang menjadi korban.
Alih-alih memperpanjang persoalan, guru PKN bernama Syamsiah yang akrab disapa Bu Atun ini memilih jalan memaafkan dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai bagian dari proses pendidikan karakter.
Peristiwa yang melibatkan sembilan siswa itu sempat memicu perhatian luas masyarakat. Namun, bagi Bu Atun, kejadian tersebut tidak lantas mengubah prinsipnya sebagai seorang guru yang berfokus pada pembinaan akhlak.
Ia memandang kesalahan para siswa sebagai bagian dari proses belajar yang masih bisa diperbaiki. Bu Atun menegaskan bahwa dirinya telah memberikan maaf kepada para siswa yang terlibat.





