Kinerja ekspor juga terlihat pada kendaraan elektrifikasi. Sepanjang 2025, ekspor model hybrid mencapai 22.868 unit, meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 18.553 unit.
Rinciannya, Kijang Innova Zenix Hybrid menyumbang 13.343 unit dan Yaris Cross Hybrid sebanyak 9.525 unit.
“Kami meyakini peningkatan ekspor produk otomotif sepanjang 2025, dari kendaraan ICE maupun elektrifikasi, dapat memperkuat fondasi industri otomotif Indonesia serta menambah kontribusi bagi neraca dagang nasional,” lanjut Nandi.
Wakil Presiden Direktur PT TMMIN Bob Azam menambahkan, capaian ini merupakan hasil perjalanan panjang dalam membangun industri otomotif Indonesia, dari era impor pada 1970-an hingga kini mampu memproduksi kendaraan secara lokal dengan tingkat kandungan dalam negeri yang telah mencapai sekitar 80 persen.(red)





