Video: Membuat Pondasi Rumah Anti Gempa Ternyata Beda Dikit Dengan Rumah Biasa

PURWAKARTAUPDATE.com | Pondasi anti gempa tak jauh beda fungsinya dengan pondasi rumah pada umumnya. Namun, manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan pondasi biasa.

Dua jenis pondasi tersebut sama-sama memegang kunci dan kekuatan utama seluruh bagian bangunan selama masa berdirinya.

Disisi lain, pondasi rumah untuk menahan guncangan gempa harus diperhatikan baik-baik pembuatannya.

Oleh sebab itu berikut beberapa tips membuat pondasi rumah kuat dan tahan gempa yakni:

Pertama. Bangun Pondasi Di Tanah Keras – Agar bangunan tetap stabil dan kuat, maka pondasi harus dibuat di atas tanah yang keras dan kokoh. Alasannya, fungsi utama pondasi adalah untuk mengalirkan beban bangunan ke tanah di sekitarnya, sehingga bangunan tetap dapat bertahan dengan baik. Bila tanah di sekitar lokasi bangunan dirasa kurang keras dan kurang stabil, maka tanah membutuhkan pengerjaan pendahuluan untuk memperkuat lapisan tanahnya.

Baca Juga:  Video: Seorang Pria Diduga ODGJ di Sukabumi Ini Terekam Kamera Shalat di Tengah Jalan

Kedua. Tanam Pondasi Cukup Dalam – Pada umumnya pondasi anti gempa menggunakan sistem pondasi batu kali menerus yang dapat menghubungkan pondasi dengan sloof. Agar makin kuat, letakkan pondasi batu kali minimal pada kedalaman 45 cm dari permukaan tanah untuk bangunan rumah yang terdiri dari satu lantai.

Ketiga. Buatlah Balok Pengikat Pondasi – Jika pondasi batu telah selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat sloof atau balok pengikat pondasi yang terbuat dari bahan beton. Fungsi utama sloof adalah untuk mengalirkan beban bangunan ke seluruh badan pondasi secara merata. Penggunaan sloof ini juga tidak hanya diaplikasikan pada pondasi menerus, namun juga digunakan pada pondasi setempat. Dalam pondasi batu kali, pastikan sloof tetap kokoh di atas pondasi dengan cara mengikat badan sloof dengan angker sepanjang setengah meter.

Baca Juga:  Video: Talkshow dan Workshop Hybrid (Onsite & Online) Purwakarta Makin Cakap Digital

Selengkapnya di Youtube JMN Channel atau baca di link bio, bisa di aplikasi jabarnews dengan download di app store dan google play atau kunjungi: https://www.jabarnews.com

Selengkapnya, klik: https://www.youtube.com/c/JabarNews/videos