PurwakartaUpdate, Bandung – Tren inflasi Jawa Barat pada Februari 2026 mendaki ke angka 0,81 persen secara bulanan akibat lonjakan harga sejumlah komoditas utama.
Menariknya, BPS Jawa Barat mencatat harga emas perhiasan menjadi pemicu inflasi paling dominan selain meroketnya harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan.
“Berdasarkan komoditas penyumbang inflasi, emas perhiasan memberikan andil inflasi tertinggi pada Februari 2026 sebesar 0,21 persen. Selain itu cabai rawit, daging ayam ras, beras dan bawang merah juga menjadi penyumbang inflasi tertinggi,” ujar Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, Senin (2/3/2026).
Secara tahunan (year on year), kenaikan harga di Jawa Barat menyentuh angka 4,71 persen. Angka ini melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun lalu yang sempat mengalami deflasi 0,27 persen.
Ari menyebut fenomena ini terjadi karena pengaruh low base effect dari berakhirnya program diskon tarif listrik.





