“Komoditas yang dominan mempengaruhi kenaikan (IT) adalah cabai rawit, cabai merah, dan gabah. Sedangkan komoditas yang mempengaruhi kenaikan (IB) adalah daging ayam ras, cabai rawit dan bawang merah,” jelas Ari.
Geliat ekonomi produsen juga terlihat pada Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) yang naik 2,08 persen.
Meskipun biaya produksi seperti bibit ayam ras (DOC) dan upah panen meningkat, sektor ini tetap menunjukkan performa positif.
“Komoditas yang mempengaruhi kenaikan indeks biya produksi dan penambahan barang modal adalah naiknya harga bibit ayam ras (DOC), upah perontokan, dan upah pemanenan,” pungkas Ari.(red)





