
“Kita harus berupaya menghasilkan uang dengan berusaha dalam berbagai bidang. Kebiasaan masyarakat yang menghabiskan modal usaha untuk menyekolahkan anak harus diubah. Pendidikan anak harus menjadi investasi yang meningkatkan perekonomian keluarga,” ucap Bupati yang akrab disapa Om Zein itu.
Selain itu, Om Zein mendorong para mahasiswa agar kelak mampu mengembangkan usaha keluarga dan menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri tanpa kehilangan jati diri.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman. Ia menilai program Satu Desa Satu Sarjana sebagai terobosan penting dalam menekan angka kemiskinan sekaligus melahirkan generasi berpendidikan tinggi.
Herman menegaskan Pemprov Jabar bahkan mempertimbangkan untuk mereplikasi program ini ke kabupaten/kota lainnya.







