“Kita ingin menumbuhkan generasi Jawa Barat yang berkarakter unggul, berdaya saing tinggi, dan memiliki kepedulian sosial yang kuat,” ungkapnya.
Program semi-militer ini pun menuai respons positif dari para orang tua murid. Adiki Ganesa, salah satu orang tua siswa asal Kabupaten Bandung mengaku bangga atas perubahan yang terjadi pada anaknya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat atas program inovatif tersebut. “Kegiatan ini luar biasa dan bagus sekali dalam membangun karakter anak-anak muda agar bisa mandiri. Hatur nuhun atas program yang sangat inovatif ini. Kami berharap program ini terus berlanjut,” ujarnya.
Manfaat langsung juga dirasakan oleh para peserta. Salah satu lulusan Angkatan VIII, Rafaal Faik mengakui bahwa kedisiplinan selama masa pendidikan telah mengubah perilaku negatifnya menjadi lebih positif.
“Saya bangga bisa ikut program ini. Pancawaluya berhasil mengubah sifat saya yang dulu agak bangor (nakal) dan kurang disiplin, di sini ditempa dan bisa berubah menjadi lebih baik. Terima kasih banyak untuk program pendidikan karakter rasa militer ini,” akunya.





