Purwakartaupdate.com – Pasca kematian seorang dokter internsip berinisial AMW (25) di RSUD Pagelaran, Cianjur, menjadi peringatan keras di tengah meningkatnya kasus campak di Jawa Barat.
Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan, dokter tersebut meninggal akibat komplikasi campak, penyakit yang kerap dianggap sepele namun bisa berakibat fatal.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, menegaskan bahwa lonjakan ini harus direspons cepat dengan langkah konkret di lapangan, terutama melalui penguatan imunisasi.
Menurut Vini, peningkatan kasus memang terjadi dan kini penanganan dilakukan lebih taktis hingga tingkat kecamatan. Hal ini bertujuan agar penanganan medis tidak terhambat oleh proses administrasi yang panjang.




