Dinamika di internal partai beringin ini terkenal sangat cair, sehingga peta dukungan masih sangat mungkin bergeser sebelum hari pencoblosan.
Apalagi, kedua kandidat membawa modal politik dengan karakter yang sangat bertolak belakang.
Ahmad Hidayat dikenal luas sebagai kader murni yang tumbuh dan besar dari bawah melalui struktur internal partai di daerah. Ia aktif di berbagai organisasi seperti HMI, HIPMI, hingga organisasi sayap partai.
Sejumlah posisi strategis di parlemen daerah juga pernah dipegang Ahmad, mulai dari Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Jabar hingga Ketua DPD AMPI Jawa Barat.
Kekuatan utamanya berada pada kedekatan emosional dengan para pengurus daerah dan jaringan struktural yang mengakar kuat.





