
Proses pembersihan material longsor juga dibantu TNI/Polri, aparat desa, dan warga sekitar. Setelah upaya bersama tersebut, jalur kini sudah kembali bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Abah Erlan mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintas pada malam hari atau ketika hujan kembali turun, mengingat kawasan Cirata–Maniis merupakan titik rawan bencana di Purwakarta. .
“Kami mengimbau masyarakat berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari atau ketika hujan kembali turun,” tutupnya. (Riyan Kurnia)







