BRIN menyarankan agar dibentuk dashboard nasional untuk memantau distribusi gizi secara real-time.
Menurut Iwan, sistem jaminan mutu yang independen sangat diperlukan untuk menjaga konsistensi standar layanan di seluruh daerah Indonesia agar tetap berkualitas.
“Sistem jaminan mutu juga perlu diperkuat melalui supervisi berbasis risiko dan fungsi quality assurance yang independen untuk menjaga konsistensi standar layanan nasional, serta konsolidasi koordinasi pusat-daerah menjadi krusial untuk menjamin keberlanjutan dan konsistensi kualitas implementasi program,” pungkas Iwan.(red)





