“Berdasarkan laporan yang kami terima dari tim kesehatan Kemenhaj, kondsisi Eti Suryati sudah sadar dan bisa berkomunikasi dengan isyarat menganggukkan kepala dan masih terpasang ventilator. Tanda vitalnya alhamdulillah normal,” jelas Syamsi.
Syamsi menyebut, pihaknya belum dapat memastikan jadwal kepulangan jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi. Pemulangan Eti Suryati akan menunggu rekomendasi medis dari tim kesehatan setempat.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan rekomendasi dokter yang menangani Ibu Eti Suryati di Saudi German Hospital, Arab Saudi. Pemerintah terus memantau kondisi seluruh jemaah, termasuk yang masih menjalani perawatan agar dapat kembali ke Indonesia dengan aman,” katanya.
Syamsi berdoa,bsemoga jemaah yang masih dirawat di Saudi German Hospital, Arab Saudi segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke tanah air.
“Kami juga mendoakan agar beliau segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Kabupaten Purwakarta,” ucap Syamsi. (*)





