Purwakarta – Bangunan bernuansa bambu dengan sentuhan budaya Sunda berdiri mencolok di kawasan Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Bangunan tersebut merupakan Pos Terpadu Cikopo yang disiapkan untuk pelayanan arus mudik Idul Fitri 2026 ini tampil berbeda dan langsung menarik perhatian para pemudik yang melintas.
Di lokasi, bagian depan bangunan tampak didominasi susunan bambu yang dirancang menyerupai bangunan tradisional Sunda.
Sejumlah ornamen buah-buahan dan sayur-sayuran juga dipasang di pintu masuk, menambah kesan alami sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi pemudik yang singgah.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi mengatakan, konsep bangunan Pos Terpadu tersebut memang sengaja dibuat dengan mengangkat budaya lokal agar terlihat unik dan ikonik.
Menurutnya, ide pembangunan pos dengan konsep tradisional Sunda ini merupakan gagasan dari Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.
“Konsep dari pos ini kami mengangkat tema Sunda. Jadi bangunannya menggunakan bambu-bambu dengan suasana khas Sunda, dilengkapi hiasan buah-buahan seperti yang terlihat di area depan,” ujar Enjang, pada Rabu, 18 Maret 2026.
Ia menjelaskan, konsep tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Jawa Barat agar pos pelayanan mudik memiliki ciri khas tersendiri sehingga dapat menarik pemudik untuk singgah dan beristirahat.
“Ini merupakan salah satu upaya kami untuk menarik para pemudik agar singgah di pos ini. Selain itu juga memang ada perintah dari Kapolda Jawa Barat untuk membuat pos yang ikonik,” Ucap Enjang.
Selain menonjol dari sisi desain, Pos Terpadu Cikopo juga dilengkapi sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan pemudik secara gratis.
Di dalam bangunan tersedia kursi pijat, tempat istirahat, mushola, toilet hingga minuman gratis bagi para pemudik yang membutuhkan.
Keindahan bangunan pos ini bahkan semakin terlihat saat malam hari. Lampu-lampu yang dipasang di antara rangka bambu memancarkan cahaya hangat sehingga membuat bangunan tampak semakin menarik sekaligus memberikan suasana nyaman bagi para pemudik yang beristirahat.
“Dengan hadirnya Pos Terpadu Cikopo yang mengusung konsep budaya Sunda ini, diharapkan, pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran dapat berjalan lebih maksimal, sekaligus memberikan tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman,” pungkas Enjang. (*)





