“Jangan terburu-buru terpesona oleh foto-foto kucing yang menggemaskan. Penipu seringkali menggunakan foto kucing dari internet atau bahkan dari petshop lain. Melakukan pengecekan menyeluruh akan meminimalisir risiko tertipu,” jelas Edwin.
Setelah verifikasi identitas dan keaslian kucing, tambah dia, langkah selanjutnya adalah memastikan keamanan transaksi. Jangan sampai Anda sudah yakin dengan penjual, namun masih terjebak dalam skema penipuan.
“Hindari transfer uang dalam jumlah besar di awal. Bayar sebagian setelah dirasa yakin dengan keaslian kucing dan identitas penjual. Sisanya bisa dibayarkan setelah kucing sampai di tangan Anda dalam kondisi sehat. Jika memungkinkan, lakukan transaksi secara tatap muka. Ini adalah cara paling aman untuk memastikan keaslian kucing dan menghindari penipuan. Jika jarak menjadi kendala, gunakan jasa pengiriman terpercaya dengan asuransi,” ucap Edwin.
Edwin menegaskan, jangan tergiur dengan harga yang murah. “Para pelaku menjual hewan-hewan mahal dengan harga murah melalui situs daring ataupun media sosial,” ucapnya.
Edwin menyarankan, untuk pemula sebaiknya konsultasi dulu ke petshop supaya terhindar dari penipuan.
Ia juga menyarankan untuk adopsi di luar kota yang menggunakan jasa kirim bisa lebih hati-hati cara cara menggunakan jasa REKBER terpercaya.
“Bagi yang berniat untuk pertama kali memelihara kucing bisa konsultasi dulu ke petshop. Lebih tepatnya nanya breeder yang berpengalaman lepas adopsi pengiriman luar kota. Atau bisa datang ke Brother Pathouse yang berada di Perum Panorama, blok K2, nomor 14, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta,” Ungkapnya. (*)





