Kondisi tersebut diperkuat oleh tingkat kelembapan udara yang tinggi pada lapisan 850 hingga 500 mb serta tingkat labilitas atmosfer yang berada pada kategori sedang hingga kuat.
Kombinasi faktor-faktor tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan konvektif skala lokal secara masif di sebagian wilayah Jawa Barat.
Selain itu, disarankan untuk menghindari tempat tinggi dan terbuka, mematikan alat komunikasi sementara waktu, serta menjaga jarak aman apabila sedang berteduh di luar ruangan.
“Khusus bagi daerah dengan topografi curam atau rawan longsor, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terutama saat terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat selama beberapa hari berturut-turut. Sementara itu bagi wilayah dataran rendah dan daerah yang berada di dekat aliran sungai, perlu mewaspadai potensi genangan atau banjir,” jelasnya.(*)





