Purwakartaupdate.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap kendala utama dalam program bedah rumah di Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam pertemuan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara serta sejumlah kepala daerah di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Menurut Dedi Mulyadi, selama ini program bantuan rumah tidak layak huni atau bedah rumah kerap terkendala proses pengajuan yang berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga provinsi.
“Bantuan rumah tidak layak huni atau renovasi rumah itu selalu terkendala di mana masyarakat memiliki kesulitan dalam mengakses program tersebut karena harus melalui usulan kepala desa, pemerintah kabupaten, dan pemerintah provinsi,” ujarnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Kementerian PKP akan meluncurkan aplikasi khusus yang memungkinkan masyarakat mengajukan bantuan secara langsung tanpa melalui proses birokrasi panjang.





