AMSI Jabar Minta Media Massa Bijak Membuat Berita Bersumber Konten Akun Pribadi Medsos

Pelatihan cek fakta AMSI Jabar beberapa waktu lalu. (Dok. AMSI Jabar)

Purwakarta Update | Maraknya pemberitaan yang dibuat media massa siber yang bersumber dari akun pribadi media sosial mendapatkan perhatian serius AMSI Jawa Barat.

Salah satu yang terbaru kisah Dedi Mulyadi dan Yudha Mahasiswa, pada konten akun pribadi medsos Dedi Mulyadi.

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Barat melihat ada ‘kecelakaan’ pada kaidah dan prinsip jurnalistik yang dilakukan beberapa media massa siber dalam membuat pemberitaan atas konten tersebut.

AMSI Jabar melihat Kecelakaan pada kaidah dan prinsip jurnalistik itu terjadi karena media massa mengejar produksi berita yang bergantung pada tren kata kunci yang sedang viral. Namun mengabaikan keberimbangan. Luput proses konfirmasi, akurasi, dan verifikasi.

Baca Juga:  Imbas Kenaikan Harga Kedelai, Pengusaha Tahu Tempe di Purwakarta Mogok Produksi

“Terlepas soal polemik yang terjadi dalam konten pribadi Dedi Mulyadi, AMSI menyayangkan media massa latah mengikuti framing dalam konten pribadi tersebut. Mengabaikan konfirmasi dan verifikasi,” kata Riana A. Wangsadiredja, Ketua AMSI Jawa Barat.