“Tahun ini pelaksanaan BSPS di Jawa Barat sebanyak 40.000 unit. Satu unit rumah membutuhkan kurang lebih 300 pcs genteng,” papar Ara.
“Jika kita dorong menggunakan genteng lokal dengan harga sekitar Rp 2.300 per pcs, maka potensi perputaran ekonomi bisa mencapai sekitar Rp 27,6 miliar untuk UMKM genteng lokal,” sambungnya.
Menurutnya, langkah ini menjadi strategi konkret pemerintah untuk mendorong UMKM naik kelas melalui intervensi program yang nyata.
“Kita doakan UMKM genteng lokal bisa naik kelas melalui program gentengnisasi ini, karena skalanya besar dan berkelanjutan,” katanya.(*)





