
Padahal dalam sistem pemerintahan, wakil bukan aksesoris. Ia adalah mitra strategis, penyeimbang, sekaligus penguat legitimasi.
Publik tentu tidak anti konten. Transparansi digital adalah keniscayaan zaman. Tetapi konten tidak boleh menggantikan koordinasi.
Popularitas tidak boleh melampaui kolaborasi. Dan pencitraan tidak boleh menenggelamkan substansi kebersamaan.
Kekompakan saat kampanye adalah janji. Kekompakan dalam pemerintahan adalah tanggung jawab.

