Modus Ngaku Polisi, Tiga Perempuan di Plered Jadi Korban Pencurian HP

PURWAKARTAUPDATE.com | Tiga perempuan warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta diperdaya seorang pria yang mengaku sebagai anggota Polri.

Tiga korban masing-masing bernama Selawati, Ratih dan Revi Wulandari menjadi korban pencurian handphone oleh orang tak dikenal di Jalan Raya Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. 

Kapolsek Plered, Kompol Winarsa mengatakan, kasus ini bermula ketika Selawati bersama temannya bernama Ratih dan Revi Wulandari mengendari sepeda motor.

“Kejadiannya kemarin siang, tiba-tiba mereka diberhentikan oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor di Jalan Raya Citeko, tepatnya di depan SPBU Citeko,” ucap Winarsa saat dihubungi melalui telepon selulernya, pada Selasa (24/8/2021).

Baca Juga:  Wagub Jabar Mengutuk Pelaku Penganiayaan Anak Penyandang Disabilitas di Sukabumi

Setelah itu, lanjut dia, pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri mengintimidasi korban karena tidak memakai masker.

“Saat itu pula pelaku meminta handphone milik ketiga korban dengan alasan untuk disita, karena ketakutan para korbanpun menyerahkan apa yang diminta pelaku,” jelasnya.

Setelah menguasai handphone, kata Winarsa, pelaku kemudian mengajak ketiga korban ke Pos Cirata untuk mendapatkan sanksi karena telah melanggar protokol kesehatan, tidak memakai masker.

“Menuju ke Pos Cirata itu satu korban ikut bersama pelaku dan dua korban lain mengikuti di belakang, setiba di Desa Cadasmekar korban diturunkan dan pelaku melarikan diri dengan alasan menyusul kedua korban yang awalnya mengikuti di belakang itu,” beber Kapolsek.

Baca Juga:  Kajati Jabar Minta Seluruh Jajarannya Untuk Terbuka Kepada Pers Terkait Pemberitaan

Atas kejadian tersebut, Winarsa mengungkapkan, sebanyak 3 unit handphone milik para korban hilang dibawah pelaku.

“Kerugian masing-masing Handphone korban merk Oppo Y91C, Vivo dan A3S. Jika di total kerugian mencapai Rp.4.500.000. Kami juga sudah melakukan periksaan para saksi, datangi TKP awal dari Plered hingga ke Tegalwaru. Kini dilakukan penyelidikan lanjutan guna mengungkap pelaku,” pungkasnya.(Gin)