Ia menjelaskan, nilai Pancawaluya yang meliputi cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (tangguh), menjadi fondasi utama dalam membentuk sikap dan perilaku peserta didik.
Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan semangat PGRI melalui tagline “Learn from Small Things”, yaitu membangun karakter dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Kami membiasakan siswa menerapkan senyum, sapa, dan salam sejak memasuki lingkungan sekolah. Hal sederhana ini menjadi dasar dalam membangun sikap saling menghargai,” jelasnya.
Suasana positif itu pun dirasakan tidak hanya di dalam sekolah, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Perubahan perilaku siswa dinilai memberikan dampak nyata terhadap lingkungan.





