Gubernur Jabar Ragukan Laporan Adanya Klaster Covid-19 Selama Pembelajaran Tatap Muka

Ilustrasi Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. (Foto: Dok. Jabarnews)

PURWAKARTAUPDATE.com | Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meragukan laporan tentang adanya 149 klaster Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Jabar. 

Dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (24/9/2021), Ridwan Kamil mengatakan, laporan yang ditampilkan dalam laman Kemendikbudristek masih belum tervalidasi datanya.


“Laporan hari ini dari Dinas Pendidikan (Disdik) kami bahwa itu datanya belum valid, sudah dicek ke pusat dari mana datanya itu masih belum terkonfimasi,” kata Ridwan Kamil.

“Sehingga data itu masih belum bisa dikutip secara resmi karena datanya belum pasti,” simpul Ridwan Kamil.

Baca Juga:  Pembelajaran Tatap Muka di Purwakarta akan Dilakukan Secara Bertahap

Dengan alasan tersebut, Ridwan Kamil enggan adanya ratusan klaster Covid-19 dari penyelenggaraan PTM di Jabar.

Kalaupun ada ribuan siswa dan guru yang terpapar Covid-19, menurut dia, Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Jabar akan mendapatkan datanya lebih dulu.