Selain itu, komunikasi antara orangtua dan siswa tetap dapat dilakukan melalui wali kelas atau pihak sekolah. Orangtua disebut telah tergabung dalam grup komunikasi resmi yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
Kebijakan ini juga bertujuan menjaga disiplin serta membentuk karakter siswa. Ia menilai penggunaan ponsel yang tidak terkontrol berpotensi memicu perilaku negatif, termasuk menurunnya adab terhadap guru.(*)





