Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Di tengah tingginya minat masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci, modus penipuan yang mengatasnamakan petugas haji mulai diwaspadai di Kabupaten Purwakarta.
Calon jemaah dilaporkan menerima komunikasi mencurigakan dari pihak tidak dikenal yang meminta data pribadi dengan dalih pengurusan administrasi haji.
Untuk itu, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengimbau kepada calon jamaah haji agar tidak muda mempercayai modus penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Purwakarta, H. Syamsi Mufti, mengatakan setiap informasi yang diperoleh calon jamaah haji tentang ibadah haji wajib diverifikasi kebenarannya ke Kantor Kemenhaj Kabupaten Purwakarta.
“Khusus calon jamaah haji yang sudah mendaftar agar selalu berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Haji dan Umrah, baik ditingkat pusat maupun daerah terutama berhubungan dengan pembaruan data jamaah serta tawaran percepatan atau pemberangkatan lebih awal,” ungkap Syamsi saat ditemui dikantornya, Pada Selasa, 2 April 2026.





