Latihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan prinsip kehati-hatian, pengendalian diri, serta pengambilan keputusan yang tepat.
Penggunaan senjata gas air mata laras licin ditegaskan sebagai langkah terakhir, yang hanya dilakukan ketika situasi telah meningkat menuju tidak kondusif atau berpotensi anarkis.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mempersiapkan personel yang unggul, siap, dan profesional.
“Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel agar mampu bertindak secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur di lapangan. Kami ingin memastikan setiap anggota memiliki kompetensi yang baik dalam pengendalian massa, sehingga dapat memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” ujar AKP Enjang.
Ia juga menambahkan bahwa Polres Purwakarta terus mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam setiap pelaksanaan tugas, sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.




