Purwakartaupdate.com – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di beberapa wilayah di Jawa Barat pada Kamis (2/4/2026). Cuaca ekstrem ini memicu terjadinya bencana hidrometeorologi di sebagian wilayah.
“Kelembapan udara di wilayah Jawa Barat terpantau cukup tinggi, terutama pada lapisan 850 hingga 500 mb dengan kisaran antara 50 hingga 95 persen. Kondisi tersebut memperkuat proses pembentukan awan hujan di atmosfer,” kata Teguh dalam keterangannya, Jumat (3/4).
Indeks labilitas atmosfer secara umum berada pada kategori sedang hingga kuat yang mengindikasikan meningkatnya potensi pembentukan awan konvektif skala lokal.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat sangat dipengaruhi oleh suhu muka laut yang hangat di sebagian besar perairan Indonesia sehingga meningkatkan suplai uap air.
Selain itu, keberadaan belokan angin di sekitar wilayah Jawa Barat serta aktifnya gelombang atmosfer tipe Equatorial Rossby turut mendukung terbentuknya awan konvektif.





