Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Sebuah video memperlihatkan sekelompok pelajar mengenakan seragam khas SMAN 1 Purwakarta yang melakukan tindakan tak pantas terhadap guru di lingkungan sekolah viral di media sosial (medsos).
Dalam video tersebut memperlihatkan perilaku tidak pantas sejumlah siswa terhadap seorang guru perempuan dengan mengacungkan jari tengah serta menjulurkan lidah sambil menunjukkan ekspresi mengejek.
Aksi para pelajar yang diduga berasal dari SMAN 1 Purwakarta tersebut dianggap sangat tidak sopan dan mencederai nilai-nilai pendidikan.
Video yang memperlihatkan aksi tak pantas itu menyebar cepat di media sosial, memancing reaksi keras dari Dewan Pendidikan, para guru, alumni, warganet, hingga masyarakat umum di Kabupaten Purwakarta.
Menanggapi video tersebut, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta, H. Agus Marzuki, mengaku prihatin dan kecewa atas tindakan para pelajar dalam video itu.
Ia menyebut aksi para pelajar bertolak belakang dengan program yang sedang di gulirkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat yakni Gapura Panca Waluya.
“Sebagai mana kita ketahui progam Disdik Jabar yakni Gapura Panca Waluya itu konsep pendidikan karakter berbasis budaya Sunda di Jawa Barat yang bertujuan membentuk siswa berintegritas dan unggul melalui lima nilai utama (Cageur, Bageur, Bener, Pinter, Singer),” ucap Agus, Pada Sabtu, 18 April 2026.





