Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Dalam persiapan ibadah haji yang sarat makna spiritual, terdapat detail teknis yang kerap luput dari perhatian publik, yakni pengelolaan barang bawaan jemaah.
Di Kabupaten Purwakarta, pendekatan humanis justru ditunjukkan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) setempat dengan memberikan keleluasaan kepada jemaah calon haji untuk menandai koper bagasi mereka.
Para calon jemaah haji Kabupaten Purwakarta ini terbilang kreatif, masing-masing koper diberi tanda unik agar mudah dikenali dan tidak tertukar saat proses keberangkatan.
Di Kantor Kemenhaj Purwakarta nampak koper-koper yang dihiasi berbagai jenis penanda yang kreatif, seperti dari boneka, botol bekas minuman, gelas plastik, kain lap yang biasa digunakan emak-emak di dapur, foto berukuran besar hingga gantungan unik lainnya.
Kepala Kantor Kemenhaj Purwakarta, H. Syamsi Mufti menegaskan kebijakan tersebut bersifat fleksibel dan berangkat dari kebutuhan jemaah itu sendiri.
Ia menyebut ini memang sudah menjadi tradisi warga Kabupaten Purwakarta. Pemberian tanda unik di koper dilakukan agar tak tertukar.
“Tidak ada imbauan khusus, tetapi itu inisiatif jamaah untuk memudahkan mengenali koper mereka. Memudahkan para jamaah mengenali barang mereka, apalagi nanti di Asrama Haji Indramayu koper-koper jumlahnya ribuan dan hampir seragam semua,” ujar Syamsi, Pada Selasa, 28 April 2026.





