Sementara, Seorang warga, Hasan Asari (55), mengaku sangat terpukul mendengar kabar tersebut. Ia menyebut sosok ustaz tersebut selama ini dikenal baik dan dihormati masyarakat.
“Kalau memang benar terjadi seperti itu, saya sangat kecewa dan terpukul. Beliau selama ini sangat dihormati warga,” ucap Hasan.
Pasca mencuatnya kasus tersebut, dilihat Tribunjabar.id pada Selasa (12/5) siang, aktivitas di majelis taklim tempat pelaku mengajar sementara waktu tampak kosong.
Bangunan yang didominasi dengan cat warna kuning itu terlihat hening tidak ada aktivitas. Padahal, lokasi tersebut kerap menjadi aktivitas pengajian anak-anak pada siang dan sore hari.
Hasan berharap, bangunan tersebut tidak dirusak oleh warga bila memang benar terduga pelaku melakukan tindakan asusila terhadap anak muridnya. Ia ingin bangunan tersebut menjadi tempat yang bisa diisi dengan bermanfaat. (*)





