Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi para siswa dalam membangun mental dan tanggung jawab untuk masa depan.
Kadisdik juga menegaskan, program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara sekolah dan orang tua demi membentuk kebiasaan positif bagi para siswa.
“Kalian di sana untuk mendapatkan pengalaman baru. Nanti bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah seperti Karawang, Purwakarta, Cimahi, Bandung, dan lainnya. Kalian akan menjadi saudara dan dididik bersama-sama,” katanya.
Kadisdik berharap, para siswa dapat kembali dengan perubahan sikap yang lebih baik setelah mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya.
“Pulang dari sana harus ada perubahan. Harus lebih disiplin, tahu mana yang baik dan buruk, mana yang harus dilakukan, dan mana yang tidak boleh dilakukan,” tegasnya.





