Kepala sekolah, Sidik Tamsil, menegaskan bahwa sanksi hanya diberikan kepada sembilan siswa yang terlibat langsung. Sementara itu, 24 siswa lain yang sempat muncul dalam video permintaan maaf dipastikan tidak terlibat dalam tindakan tidak terpuji tersebut.
“Sanksi hanya diberikan kepada sembilan siswa yang terlibat langsung, sesuai arahan Gubernur dan Kadisdik Jabar,” ungkap Sidik.
Di sisi lain, Samsiah menyatakan telah memaafkan para siswanya. Ia menekankan bahwa sekolah adalah tempat pendidikan yang mengedepankan pembinaan dan perbaikan karakter.
“Saya sudah memaafkan mereka. Sekolah adalah lembaga pendidikan,” ujarnya.





