“Kami terus mendalami keterangan saksi-saksi di lapangan secara menyeluruh. Kami juga telah berkomunikasi dengan pihak keluarga, sekaligus berkoordinasi guna menjaga kondusivitas Kamtibmas di wilayah hukum kami,” ujarnya, pada Senin, 1 Juni 2026.
Kapolsek memastikan bahwa kabar mengenai adanya kelompok yang mengatasnamakan keluarga maupun korban untuk melakukan intimidasi ataupun aksi balas dendam merupakan informasi palsu.
“Informasi itu tidak benar dan sangat menyesatkan. Tidak ada penyerangan dan tidak ada pihak yang menargetkan kelompok tertentu. Situasi justru tetap kondusif,” jelas Ali.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengedepankan klarifikasi terhadap setiap kabar yang beredar.





