
Sementara itu, Kepala UPTD Sentra Keramik Plered, Mumun Maemunah, SE., menegaskan bahwa keramik tradisional merupakan cikal bakal berkembangnya industri keramik di Plered dan masih memiliki potensi besar untuk menggerakkan UMKM lokal.
Ia berharap adanya dukungan kebijakan pemerintah, khususnya melalui program POE Ibu dan Gerakan Gemar Menabung bagi anak sekolah.
“Kami mengharapkan lembaga pemerintah maupun lembaga pendidikan dapat menghimbau anak-anak sekolah agar saat belajar menabung menggunakan barang-barang tradisional, salah satunya celengan Ayam Jago,” ujarnya.
Menurut Mumun, celengan Ayam Jago memiliki nilai sejarah yang kuat. Pada masa lalu, saat belum ada lembaga perbankan, masyarakat Anjun menciptakan celengan sebagai sarana menyimpan hasil produksi dan menyisihkan penghasilan mereka.





