Pemerintahan

Kasus Covid-19 Meningkat Tajam, Purwakarta Waspada di Ambang Zona Merah?

×

Kasus Covid-19 Meningkat Tajam, Purwakarta Waspada di Ambang Zona Merah?

Sebarkan artikel ini

PURWAKARTAUPDATE.com | Wilayah Kabupaten Purwakarta masih termasuk ke dalam zona orange (risiko sedang), akan tetapi penambahan angka yang terkonfirmasi positif sangat signifikan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Covid-19 Tingkat Kabupaten Purwakarta, di Aula Janaka, Senin 14 Juni 2021, kemarin.

“Berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 12 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19,” ucap wanita yang akrab disapa Ambu Anne dalam keterangan tertulisnya, pada Selasa (15/6/2021).

Ia mengklaim, Tim Satgas Penanganan Covid-19 bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan jajaran TNI-POLRI telah melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk pembatasan jam operasional tempat usaha seperti cafe, rumah makan dan minuman, tempat wisata, dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Polres Purwakarta Gelar Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek

“Berdasarkan zonasi Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Kecamatan Pasawahan memiliki dua Desa yang termasuk ke dalam zona merah diantaranya Desa Lebak Anyar dan Margasari. Selain itu, di Kecamatan Babakan Cikao juga terdapat Desa yang memiliki zona orange yaitu Desa Cicadas,” jelasnya.

Selain itu, Ambu Anne menambahkan, dalam dua pekan terakhir ini, kluster perusahaan yang menempati angka paling tinggi diantaranya PT. South Pacific Viscose, PT. Indo Bharat, dan PT. Hino. Hal ini menunjukkan lonjakan yang luar biasa, terutama di kluster industri.

Baca Juga:  PPKM Masih Berlanjut, Inmendagri Tetapkan Purwakarta Kembali Masuk Level 3

“Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah yang komprehensif oleh semua pihak dan dalam jangka waktu panjang,” tutur Ambu Anne.

Ambu Anne merinci, hari ini terjadi penambahan angka yang terkonfirmasi positif cukup banyak, sehingga total angka yang terkonfirmasi positif yaitu sebesar 684 orang.

“Lonjakan angka kasus aktif ini menunjukkan bahwa Kabupaten Purwakarta harus lebih waspada, selalu menerapkan Testing, Tracing, dan Treatment (3T) dan selalu menerapkan protokol kesehatan yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak (3M) dalam kehidupan sehari-hari. Purwakarta melakukan tracing yang luar biasa, sehingga dapat diketahui cluster baru dalam penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purwakarta,” kata Ambu Anne.

Baca Juga:  BOR di Jawa Barat Turun, Ridwan Kamil Usulkan PPKM Dilonggarkan

Adapun kebijakan umum Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menghadapi lonjakan kasus konfirmasi Covid-19 diantaranya penutupan sementara destinasi wisata sampai dengan tanggal 20 Juni 2021, pembatasan jam operasional dan kapasitas meja kursi makan di rumah makan, restoran, cafe dan pertokoan, penutupan sementara fasilitas permainan anak di beberapa lokasi, penundaan perizinan acara resepsi pernikahan, hiburan atau event dan pertemuan besar, penundaan simulasi dan uji coba pembelajaran tatap muka, optimalisasi Bale Panggeuing (PPKM Mikro di RT/RW/Desa/Kelurahan dan posko PPKM Kecamatan.(Gin)

Selengkapnya, klik: www.jabarnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777