Dari hasil penyelidikan, kata dia, pihaknya berhasil mengamankan remaja di area Klinik Ashofa, Desa Cilalawi, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.
“Saat melaksanakan patroli anggota kami menemukan sekelompok remaja mencurigakan di area Klinik Ashofa, sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa lima orang remaja tersebut diduga terlibat dalam aksi tawuran sebelumnya,” ucap Asep.
Kapolsek mengungkapkan bahwa sebagian besar pelaku tawuran remaja di Kecamatan Sukatani masih berusia sangat muda.
“Usia mereka rata-rata masih sangat muda. Ada yang berumur 15 dan 17 tahun. Mayoritas masih anak-anak di bawah umur. Dalam peristiwa tawuran ini tidak terdapat korban jiwa,” Ucap Asep.
Fakta ini membuat polisi tidak hanya menempuh jalur hukum, tetapi juga mempertimbangkan langkah pembinaan bagi para pelaku remaja.
Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor yang ditingkatkan saat tawuran.
Kapolsek menegaskan bahwa mayoritas terduga pelaku masih berstatus pelajar dan membutuhkan pengawasan ketat dari keluarga serta sekolah.
“Untuk itu para remaja ini diserahkan kepada orang tua serta sekolah, untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan agar tidak mengulangi perbuatannya,” Ucap Asep.





