“Siapapun yang nanti direkomendasikan, itu harus benar-benar figur yang siap kerja dan mampu menjaga marwah partai,” tambahnya.
Di tengah munculnya berbagai spekulasi terkait arah dukungan politik pasca Muscab, pelaksanaan UKK menjadi penyeimbang sekaligus filter terakhir agar keputusan tidak semata ditentukan oleh dinamika internal cabang.
Dengan demikian, UKK tidak hanya menjadi tahapan administratif, tetapi juga arena uji kualitas kepemimpinan yang akan menentukan masa depan PKB Purwakarta lima tahun ke depan. (red)





