“Kalau dari segi pelanggaran atau tidaknya pemasangan pagar, kami tidak melihat ke arah itu. Yang terpenting kerukunan antar warga kembali harmonis,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peran aparat dalam peristiwa tersebut lebih kepada memediasi kedua belah pihak agar permasalahan dapat diselesaikan secara damai.
“Peran Satpol PP bersama Polsek Jatiluhur dan Kepala Desa Bunder hanya sebagai mediator, agar pagar bisa dibuka kembali dan ke depan tidak terjadi lagi hal serupa,” lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lokasi guna memastikan situasi tetap kondusif.





