Menurutnya, kegiatan tersebut harus dapat diakses secara gratis tanpa membebani siswa. Bahkan, kendaraan dinas milik pemerintah daerah dinilai bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan edukatif tersebut.
“Maka kendaraan dinas tidak hanya bermanfaat untuk mengantar nikahan warga, tapi juga berguna untuk kepentingan study kesejarahan bagi pelajar Purwakarta,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Aa Komara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Haul Akbar Mama Sempur ke-51 dan berharap momentum tersebut mampu memperkuat nilai keilmuan dan adab di tengah masyarakat.
“Semoga masyarakat Purwakarta dan Indonesia semakin berilmu dan beradab dengan adanya keteladanan nyata dari semua stakeholder dan para pemimpin umat,” pungkasnya. (red)





